
Dunia pendidikan tidak henti berbenah. Berbagai upaya pemerintah difokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dimana salah satu aspeknya adalah digelarnya berbagai diklat maupun pelatihan untuk menumbuhkan semangat profesionalisme guru. Seperti apa yang kita lihat pada hari Minggu, 21 Juni 2009. Mengambil tempat di Gedung Djoeang Barabai, sejumlah guru dari berbagai unit tugas dan daerah hadir untuk mengikuti diklat profesionalisme guru.
Pertama-tama acara didahului oleh sambutan ketua pelaksana, Suparlan, M.Pd. Selain mengucapkan kata terima kasih atas kehadiran kepala dinas untuk membuka acara dan kepada seluruh peserta diklat yang telah hadir beliau juga melaporkan bahwa total peserta terdaftar 184 orang. Yang lebih membanggakan lagi mereka tidak semata hanya dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah saja tapi juga kabupaten tetangga seperti Balangan, Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan.
Sementara kepala dinas yang tampil berikutnya memaparkan betapa pentingnya seorang guru untuk meningkatkan kemampuan individualnya melalui beberapa kegiatan positif seperti diklat yang digelar hari ini. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen.
Pemerintah sendiri, baik tingkat pusat, propinsi maupun kabupaten menganggarkan rencana belanja yang tak sedikit untuk bidang pendidikan. Namun hal itu akan sangat sia-sia jika pendidikan tidak memiliki standar penilaian yang jelas. Maka dari itulah diklat kali ini mengangkat tema standar pembelajaran. Diharapkan dengan telah diketahuinya standar pembelajaran yang benar maka tidak ada lagi kendala dalam pencapaian nilai ujian nasional yang juga memenuhi standar kelulusan.

No comments:
Post a Comment