Gratis

Monday, March 22, 2010

BALITBANGDA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN LAKSANAKAN SOSIALISASI JARLITBANG BIDANG PENDIDIKAN TAHUN 2009


Adanya berbagai kendala dalam pelaksanaan dan pencapaian target bidang pendidikan baik di tingkat nasional maupun daerah, merupakan salah satu alasan Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah atau biasa disingkat Balitbangda Propinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan sosiasilasi jaringan penelitian dan pengembangan (Jarlitbang) bidang pendidikan. Acara digelar hari Selasa tanggal 15 Desember 2009 yang tempatnya dipusatkan ruang ICT Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan dinas pendidikan dan departemen agama se-Banua Enam ditambah unsur sekolah-sekolah terdekat yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Program sosialisasi ini merupakan tahap kedua dari kegiatan sejenis tingkat propinsi. Sebelumnya acara yang sama telah dilakukan pula di pelaihari. Acara dibuka langsung secara resmi oleh Ir. Hj. Suriatinah, MS selaku Kepala Balitbangda Propinsi Kalimantan Selatan. Hadir mendampingi beliau selaku tuan rumah tempat pelaksanaan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Drs. H. Riduan, M.M.Psi.

Kepala Badan, Ir. Hj. Suriatinah, MS mengawali sambutannya menyinggung berbagai masalah substansial pendidikan di dalam negeri yang menjadi tren dan hangat diperbincangkan di berbagai forum. Beliau mengutip beberapa pendapat pakar pendidikan bahwa ujian nasional diperlukan guna mendukung standarisasi pendidikan, tapi di sisi lain justru menuai polemik kontroversi dan pertantangan. Selain itu, beliau juga prihatin masih banyak sekolah yang tampaknya mementingkan program renovasi fisik daripada pembangunan mental profesionalisme guru. Sambutan beliau diakhiri dengan harapan kegiatan pada hari dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana dan memberikan manfaat sebaik-baiknya bagi semua.

Sosialisasi kali ini menghadirkan dua narasumber yang juga merupakan anggota Jarlitbang Bidang Pendidikan Propinsi, H. Suratno, M.Pd dari Universitas Lambung Mangkurat dan Drs. Wahyuddin, M.Si dari IAIN Antasari Banjarmasin. Namun kedua narasumber mengangkat tema sosialisasi yang sama yaitu bagaimana kondisi pendidikan nasional yang saat ini dan yang akan datang. Kondisi pendidikan nasional diketahui dari adanya sebuah penelitian dan apabila ada hasil temuan yang kurang memenuhi target akan diupayakan ditambah dan untuk kemudian dikembangkan. Demikian inti dari tugas jaringan penelitian dan pengembangan bidang pendidikan.

Usai pemaparan, kedua narasumber memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya. Waktu yang tersedia langsung dimanfaatkan oleh Abdul Hadi, S.pd dari SMP Negeri 3 Batang Alai Utara, Drs. Banjar Sadono, MT dari Smk Negeri 1 Barabai dan Joko Waluyo, S.Pd dari MAN 4 Barabai untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait masalah yang diangkat atau sekedar memberikan masukan-masukan kepada narasumber. Acara diakhiri ketika waktu telah menunjukkan pukul 12.45 siang.

No comments:

Post a Comment

Free Blog Counter